fbpx
House Of Representatif

Catatan Harris Turino Dalam Kunjungan Kerja Di House Of Representatif Australia

Slawiraya ( Opini )

Dr. Harris Turino, ST., SH., MSi., MM – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dalam  kunjungankKerja panitia kerja pembahasan pembuatan revisi RUU Perlindungan Konsumen, “ menggambarkan “ pengalamannya selama berinteraksi dengan anggota  Australia House of Representatives (DPR Australia) dalam bentuk tulisan.

Berikut, adalah pengalaman beliau, yang  redaksi kutip

Dalam Rapat dengan Australia House of Representatives (DPR Australia) hari ini, ( 11/05/2023 ) Kita membahas peran yang diambil oleh House of Representatives dalam urusan Perlindungan Konsumen.

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/pemilihan-kepala-desa-antar-waktu-desa-bangungalih-masuki-tahapan-pengundian-nomer-urut/

Australia adalah contoh salah satu negara yang terbaik dalam menerapkan konsep perlindungan konsumen, di samping tentu saja negara-negara Scandinavia, UK dan Amerika.

Ternyata tantangan yang dihadapi mereka juga sama, yaitu soal globalisasi dalam perdagangan, terutama perdagangan via digital,

keberadaan market place bersama semua dinamikanya, termasuk perlindungan terhadap underaged party dalam perdagangan melalui social media, ketidak-seimbangan posisi tawar antara produsen dan konsumen, terutama ketika berhadapan dengan perusahaan raksasa kelas dunia, issue tentang UMKM.

Beberapa hal yang belum terjawab, akan dikonfirmasi dalam rapat dengan Badan Perlindungan Konsumen Australia (ACCC) yang juga menangani soal persaingan usaha tidak sehat.

Yang menarik dalam kunjungan ke gedung Parlemen Australia hari ini adalah ketatnya security screening bagi siapa saja yang masuk ke gedung Parlemen.

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/kepala-sekolah-dan-kepala-madrasah-ikuti-perkaderan-baitul-arqom/

Di Gedung DPR RI sebenarnya prosedurnya sama, hanya pelaksanaannya yang sudah sangat longgar. Mungkin karena kita adalah bangsa yang “ramah”.

Ada satu lagi yang menarik adalah soal waktu sidang. Semua anggota House of Reps harus hadir tepat waktu dalam Sidang Paripurna. Batasan keterlambatan adalah empat menit. Lebih dari empat menit maka pintu Ruang Rapat Paripurna ditutup dan siapapun dilarang masuk atau keluar. Ini adalah contoh disiplin yang baik. Kita perlu mencontohnya.  ( *** ) 

Tinggalkan Balasan