fbpx
LPP Muhammadiyah Jawa Tengah

Lembaga Pengembangan Pesantren PP Muhammadiyah Gelar Rakernas Di Jogjakarta

Slawiraya ( Yogjakarta )

Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) PP Muhammadiyah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prambanan Sleman, Yogyakarta.

Rakernas yang berlangsung mulai Jumat hingga Minggu (7-9/7/2023) bertema “Revitalisasi Pesantren Muhammadiyah Sebagai Pusat Kaderisasi Ulama Untuk Dakwah Islam Berkemajuan”

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/kapolres-tegal-pimpin-upacara-ziarah-dan-tabur-bunga-di-tmp/

Kegiatan tersebut diikuti oleh semua perwakilan LP2 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM)  seluruh Indonesia.

LPP PWM Jawa Tengah diwakili langsung oleh Ketua KH.M. Irzal Fadholi dan Sekretarisnya M. Asimul Irfi.

Dalam sambutannya, Ketua LP2 PP Muhammadiyah, Dr.H.Maskuri, M.Ed. mengatakan, Rakernas merupakan wadah untuk mensosialisasikan kebijakan PP Muhammadiyah tentang pengembangan pesantren. Sekaligus memaparkan program kerja LP2 PP periode 2022-2027 kepada LP2 PWM se-Indonesia.

“Ini momentum konsolidasi, koordinasi dan kolaborasi LPP  PP Muhammadiyah dengan wilayah,” katanya jelang Rakernas dibuka oleh Ketua Dewan Pakar LPP PP Muhammadiyah, KH. Dr. Habib Chirzin, MA

Sebagai peserta rakernas ketua LPP PWM Jateng KH. M. Irzal Fadholi, M.Pd., M.Pd.I menyampaikan bahwa raker ini menjadi tolak ukur pesantren Muhammadiyah 5 tahun ke depan, ucapnya.

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/kapolres-tegal-adakan-lomba-burung-berkicau-kapolres-tegal-cup-presisi-2023/

“Pesantren Muhammadiyah di Jawa Tengah yang jumlahnya 180 tersebut dengan berbagai model butuh keseriusan dalam pengelolaannya, sehingga kontribusi pesantren Muhammadiyah dapat dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan persyarikatan khususnya sebagai pusat kaderisasi ulama”, lanjut ketua LPP PWM Jateng

Rakernas LPP PP Muhammadiyah dihadiri oleh 56 peserta yang terdiri dari Dewan Pakar, Pengurus LPP PP Muhammadiyah dan ketua serta sekretaris LPP PWM yang berjumlah 14 wilayah Muhammadiyah se-Indonesia (Tarqum Aziz).

Tinggalkan Balasan