fbpx
Pelatihan Management ritel

Pemerintah Kabupaten Pemalang Gelar Pelatihan Manajemen Ritel

Slawiraya ( Pemalang )

Pemerintah Kabupaten Pemalang bekerjasama dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya menggelar pelatihan manajemen ritel di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kamis (25/4/2023).

Kegiatan ini,  diikuti oleh 45 pelaku UMKM Kabupaten Pemalang.

Kabid Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Pemalang Eliyah Puspa Purwanti mengungkapkan tujuan kegiatan, untuk memberikan informasi tentang standar makanan atau olahan dalam kemasan.

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/sebanyak-15-000-porsi-makanan-disajikan-saat-pembukaan-pesta-rakyat/

Selain itu juga memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran, melalui ritel modern khususnya Alfamart.

Dikatakannya, kegiatan kemitraan ini sudah dimulai sejak akhir tahun 2021. 15 produk UMKM Kabupaten Pemalang dari 11 pelaku UMKM sementara ini sudah dapat diterima dan dipasarkan di outlet-outlet ritel modern yang ada di Kabupaten Pemalang.

Di tempat yang sama, Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat menyampaikan apresiasinya kepada Alfamart, atas inisiasinya melaksanakan kurasi (pendataan) produk makanan/olahan makanan UMKM Pemalang.

Mansur menjelaskan bahwa yang akan dikurasi yaitu semua produk yang sudah sesuai dengan ketentuan, contohnya packaging, sudah ada sertifikat halal dan produk industri rumah tangga (PIRT).

“Yang paling penting adalah ada halal dan PIRT-nya nanti sudah bisa masuk,” kata Mansur.

Selain sertifikat halal dan PIRT, kata Mansur, persyaratan lain yang harus diikuti yaitu tercantum masa kadaluarsa pada packagingnya.

Salah satu dukungan Pemerintah Kabupaten Pemalang agar produk UMKM bisa masuk ke ritel modern kata Mansur yaitu, Diskoperindag dan DPMPTSP memberikan kemudahan perizinan PIRT.

“Dengan memberikan kemudahan perizinan dan kerjasama dengan Alfamart itu salah satu dukungan dari pemerintah,” pungkasnya.

Regional Corporate Communication PT. Sumber Alfaria Trijaya Semarang Budi Santoso membeberkan persyaratan agar produk bisa masuk ke tokonya.

“Kami butuh minimal dua hal, yang pertama PIRT dan yang ke-dua halal. Dua hal itu tentunya harus dipenuhi karena ini menjadi dasar dan awal produk bapak/ibu masuk ke toko Alfamart,“ kata Budi.

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/pancuran-13-guci-menjadi-sorotan-banyak-pihak/

“Nanti akan kita bantu pasarkan di Alfamart tapi melalui beberapa tahapan misalkan nanti dilihat dari packagingnya,” sambungnya.

Selaku narasumber kegiatan yaitu MD Manager Alfamart Semarang Inggried Andrianie dengan materi “Join Bisnis Simpel & Jangka Panjang Untuk UMKM”. Narasumber ke-dua Anggota Tim AlfaPOP Semarang Khoirul Sholeh dengan materi “Pemasaran UMKM Online”. ( *** ) 

Tinggalkan Balasan