fbpx

Sumpah Dan Janji Jabatan Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama Dilingkungan Pemerintah Kabupaten

Slawiraya ( Slawi )

Sumpah dan janji jabatan pada, Senin (13/03/2023) dipimpin oleh Bupati Tegal Umi Azizah  yang sekaligus menandai pelantikan pejabat tinggi pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten.

Pejabat yang dilantik yakni Iwan Kurniawan ditetapkan menjadi Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Tegal, Iwan, Sebelumnya merupakan Sekretaris Dinas Kesehatan.

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/kraton-kasunanan-surakarta-hadiningrat-gelar-tradisi-sadranan-di-makam-sinuhun-amangkurat-agung-di-pesarean-adiwerna-tegal/

Turut dilantik Agus Sukoco menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Riski Risbintoro juga menjadi salah satu pejabat tinggi pratama yang dilantik. Riski menjadi Kepala Dinas Perindustrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tegal, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Perekonomian dan Pembangunan Setda,

Terpilihnya para pejabat yang dilantik hari ini melalui sistem seleksi terbuka.

Dalam sambutannya Bupati Tegal, Umi Azizah, menyampaikan beberapa hal yang menjadi tantangan untuk diselesaikan para pejabat saat ini. Dalam sektor pertanian, selain mengatasi persoalan klasik seperti bibit distribusi, pupuk bersubsidi, kelangkaan stok dan harga jualnya yang tinggi, juga pendayagunaan taman teknologi pertanian.

Jangan sampai ada aset yang mangkrak, keberadaan taman teknologi pertanian harus bisa bermanfaat bagi perkembangan pertanian Kabupaten Tegal berbasis teknologi.

Soal lainnya adalah soal budidaya bibit bawang putih. Kerja sama Pemkab. Tegal dengan Bank Indonesia, harus ada kejelasan terkait komitmen dan harus ada evaluasi keseriusan pemerintah untuk membudidayakan bibit bawang putih lokal.

“Tantangan lain yang juga perlu solusi perlu terobosan atau inovasi adalah regenerasi masyarakat petani,” kata Umi.

Di sektor industri, lanjut Umi, penyerapan tenaga kerja diharapkan bisa secepatnya pulih kembali. Pertahankan pembinaan ketenagakerjaan dan juga pendampingan di lingkungan perusahaan industri sudah cukup baik karena ini merupakan salah satu daya tarik investasi di Kabupaten Tegal.

Baca Juga : https://slawiraya.beritalidik.com/dewan-kebudayaan-daerah-kabupaten-tegal-siapkan-malam-ilir-ilir/

Sedangkan di bidang sosial, dari media sosial dan lapor Bupati masih terdengar masalah ketidak tepatan sasaran penerima bantuan sosial. Akurasi data warga miskin diminta untuk terus diperbaiki dengan aktif melakukan pembaharuan data terpadu kesejahteraan sosial sebagai acuan penyaluran berbagai program bantuan sosial pemerintah.

“Sebagai pemimpin, yang akan mengawal tercapainya tujuan dan cita – cita pembangunan daerah melalui implementasi program dan kegiatan  sesuai bidang urusannya masing-masing. Segeralah menyesuaikan diri dan jangan lama-lama mempelajari agenda kerja organisasinya, harus ada keberanian untuk mengawali perubahan yang lebih baik. Kawal bekerja harus berorientasi pada hasil,” pesan Umi. ( *** ) 

Tinggalkan Balasan